.

"Adalah aman untuk mengalami kebahagiaan, kegembiraan, keberhasilan dalam setiap area kehidupan, mengijinkan hidup mengalir dengan harmonis serasi, gembira dan penuh kebahagiaan, terbuka secara penuh terhadap hidup, kebahagiaan dan kesuksesan"


Cara menghilangkan phobia

Cara Menghilangkan Phobia - Kata “phobia” berasal dari istilah Yunani “phobos” yang berarti obyek atau situasi yang ditakuti (dari nama dewa Yunani yang menakutkan musuh-musuhnya), kondisi lari (flight), takut dan panik (panic-fear), takut hebat (terror). Istilah ini digunakan sejak zaman Hippocrates. Phobia adalah ketakutan yang luar biasa dan tanpa alasan terhadap sebuah obyek atau situasi yang sangat berlebihan. Menurut (Kaplan, Sadock, dan Grebb, 1994) adalah ketakutan irasional yang menimbulkan upaya menghindar (secara sadar) dari obyek, aktivitas, atau situasi yang ditakuti. Pengidap phobia merasa tidak nyaman dan menghindari objek yang ditakutinya. Terkadang juga bisa menghambat aktivitasnya



Pilihan Hidup


Mungkin kita pernah mengalami suatu keadaan dimana kita complaint akan keadaan tersebut.

Keadaan itu kurang atau tidak bersahabat dengan perasaan kita sehingga kita merasa kurang nyaman karena keadaan tersebut.

Untuk keadaan ini ada dua macam pilihannya, yang pertama kita tetap complaint dengan keadaan tersebut dan kita tetap terjebak dalam kondisi tersebut karena keadaan atau orang sekitar saat itu tidak bisa mengikuti apa yang kita inginkan (tidak sesuai keinginan kita) sederhananya kita ingin orang lain / keadaan berubah sesuai apa dengan yang kita inginkan, kalau tidak sesuai keinginan kita maka  kita tetap merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut akibat believe yang kita anut berbeda dengan kondisi saat itu.

9 Poin Memaafkan

  1. Memaafkan tidak melupakan apa yang telah terjadi.
  2. Memaafkan tidak mengharuskan anda memberitahu orang lain.
  3. Memaafkan adalah untuk diri anda sendiri - bukan untuk orang yang telah menyakiti anda.
  4. Memaafkan tidak berarti anda suka pada apa yang telah terjadi.
  5. Memaafkan tidak berarti anda mengabaikan apa yang telah terjadi.
  6. Memaafkan tidak berarti anda suka pada orang yang menyakiti anda.
  7. Memaafkan tidak berarti anda mengijinkan atau membiarkan orang yang menyakiti anda kembali dalam hidup anda.
  8. Memaafkan berarti anda tidak lagi merasa marah, (aspek emosi negatif seperti benci, dendam, sakit hati kecewa dll) mungkin anda malah akan merasa sedih atau kasihan pada orang yang menyakiti anda.
  9. Memaafkan berarti anda bisa mulai sembuh.

Emosi Destruktif / emosi yang merusak

Stress terjadi karena adanya emosi negatif dan destruktif yang mengendap dan tidak bisa atau tidak mau dilepaskan dari sistem psikis dengan alasan tertentu.

Emosi muncul karena pikiran memberikan "makna tertentu" pada suatu peristiwa atau kejadian.

Emosi yang terperangkap dalam diri seseorang membutuhkan resolusi, jalan keluar, ini adalah sifat alami emosi. Pikiran bawah sadar sangat mengerti pentingnya resolusi trauma namun pikiran bawah sadar bukanlah problem solver. Emosi tidak pernah padam, Kita kubur emosi ini namun ia akan terus tetap hidup. Semakin intens emosi berarti semakin besar kobaran api, semakin panaslah tungku mental kita dan semakin dahsyat ledakan yang bisa terjadi.